10.07.2026

Pertemuan 03: KURIKUKUM INFORMATIKA


PENGERTIAN KURIKULUM

  • Kurikulum adalah pedoman penyelenggaraan pembelajaran di satuan pendidikan untuk mencapai pendidikan tertentu
  • Perannya ibarat peta yang menunjukkan rute terbaik bagi peserta didik untuk mencapai tujuan akademis mereka.

TUJUAN KURIKULUM
  • Menentukan Arah Pendidikan: Menjadi panduan dasar bagi guru dan sekolah dalam merancang materi, metode, serta evaluasi.
  • Mengembangkan Potensi Siswa: Membentuk kemampuan akademik, keterampilan hidup, serta karakter positif peserta didik.
  • Menyiapkan Masa Depan: Membekali siswa agar siap menghadapi dunia kerja, melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, dan aktif bermasyarakat.
  • Menyesuaikan Kebutuhan Zaman: Beradaptasi dengan perkembangan sosial, IPTEK, serta kebutuhan dunia nyata.

ALASAN UTAMA KURIKULUM PERLU BERUBAH
  • Perkembangan Teknologi: Kemajuan digital mengubah cara murid mencari informasi, belajar, dan bekerja.
  • Tuntutan Zaman: Dunia kerja dan tantangan global masa kini jauh berbeda dibandingkan masa lalu.
  • Karakteristik Murid: Generasi saat ini memiliki latar belakang, minat, dan cita-cita yang jauh lebih beragam.
  • Sifat Dinamis: Kurikulum yang baik bersifat dinamis dan harus diadaptasi sesuai konteks lingkungan serta satuan pendidikan.
INFORMATIKA
  • Informatika sebagai mata pelajaran dalam kurikulum merupakan implementasi dari tuntutan untuk menyikapi, berkontribusi, mengembangkan dan berperan aktif agar tidak ketinggalan bersaing secara global
  • Berkehidupan yang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini merupakan cara antisipatif pada masa yang akan datang

CAPAIAN PEMBELAJARAN
  • Serangkaian kompetensi pembelajaran harus dicapai peserta didik di setiap akhir fase pendidikan yang terdiri dari pengetahuan, sikap dan ketrampilan
  • Capaian mata pelajarn informatika di targetkan untuk fase D CP dirancang berpijak pada Standar Nasional Pendidikan, terutama standar isi.
  • Oleh karena itu, pendidik yang merancang pembelajaran dan assesmen mata pelajaran informatika tidak perlu lagi melihat pada standar isi, tetapi cukup mengacu pada CP
KAITAN INFORMATIKA DENGAN MAPEL LAIN
  • Walaupun konsep yang diberikan didasari oleh konsep-konsep diterapkan dalam informatika, tetapi konsep tersebut bukanlah hal yang asing bagi dalam kehidupan manusia
  • Komputer banyak digunakan untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan manusia karena, beberapa hal, komputer dapat menyelesaikan masalah lebih efektif dan efisien
  • Materi informatika melatih cara berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah dalam bentuk soal-soal pendek yang temanya tidak selalu berkaitan dengan komputer
  • Diharapkan siswa dapat menerapkan pola pikir tersebut dalam berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari
TUJUAN MATA PELAJARAN INFORMATIKA 
  • terampil berpikir komputasional untuk menciptakan solusi penyelesaian persoalan secara logis, sistematis, kritis, analitis, dan kreatif; 
  • cakap dan bijak sebagai individu yang menjadi warga negara sekaligus menjadi warga masyarakat digital yang produktif, beretika, berbudaya, aman, nyaman, dan seimbang; 
  • berkarakter baik dalam berkomunikasi, berkreasi, berkolaborasi, dan berinteraksi pada masyarakat digital, serta peduli terhadap dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat; 
  • terampil berkarya dengan menghasilkan gagasan solusi dalam bentuk rancangan atau implementasinya yang berlandaskan informatika dengan memanfaatkan teknologi dan menerapkan proses rekayasa, serta mengintegrasikan pengetahuan bidang-bidang lain yang membentuk solusi sistemik.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
BERIMAN, BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, DAN BERAKHLAK MULIA
Pelajar Indonesia yang berakhlak mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari.

BERKEBINEKAAN GLOBAL
  • Pelajar Indonesia mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa.
GOTONG ROYONG
  • Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjain dapat berjalan lancar, mudah, dan ringan.
MANDIRI
  • Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya
BERNALAR KRITIS
  • Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengecaluasi, dan menyimpulkannya.
KREATIF
  • Pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews