9.09.2026

Pembukaan MGMP Informatika SMP Jombang Tahun 2026/2027: Guru Dituntut Jadi Pembelajar Sepanjang Hayat di Era Digital

(JOMBANG, 9/9/2026) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika Kabupaten Jombang resmi membuka rangkaian kegiatan semester ini dengan menggelar workshop inspiratif bertajuk "Membangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat bagi Guru di Era Digital". Acara Pembukaan MGMP Informatika tersebut dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026 bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini menghadirkan Mukhtar, S.Pd., M.Pd., Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Mukhtar menekankan bahwa guru Informatika harus menjadi garda terdepan dalam mencontohkan sifat pembelajar, mengingat perkembangan teknologi informasi bergerak sangat cepat.

"Hidup adalah sekolah kehidupan. Proses belajar kita sebagai pendidik dimulai sejak buaian hingga liang lahat, dan era digital ini menuntut kita untuk tidak boleh sedetik pun berhenti bertumbuh," ujar Mukhtar dalam sesi pendahuluan.

Workshop ini mengupas tuntas materi esensial untuk memperkuat kapasitas pedagogik dan profesional guru, yang meliputi:
  • Urgensi Peningkatan Diri: Memahami hakikat belajar sepanjang hayat melalui bedah komparatif 5 alasan mengapa belajar sepanjang hayat itu penting serta 10 alasan mengapa kita harus terus belajar tanpa henti.
  • Kerangka Kerja Global & Lokal: Mengelaborasi Pilar Utama Belajar Sepanjang Hayat menurut UNESCO dan mengimplementasikan empat pilar budaya belajar dalam ekosistem sekolah.
  • Aksi Nyata Kompetensi Digital: Strategi konkret membangun budaya membaca dan menulis, menyaring informasi melalui penguatan budaya literasi informasi digital, serta komitmen mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan.
Melalui pembukaan MGMP dan workshop ini, para guru Informatika di Jombang diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif. Penguasaan literasi digital yang bijak diharapkan tidak hanya berhenti pada guru, melainkan dapat ditularkan secara luas demi mencetak generasi muda Jombang yang cakap digital.(pns)

Materi Pembukaan : Membangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat bagi Guru di Era Digital


"Hidup adalah sekolah kehidupan. Proses belajar kita sebagai pendidik dimulai sejak buaian hingga liang lahat, dan era digital ini menuntut kita untuk tidak boleh sedetik pun berhenti bertumbuh," 

Materi Workshop mengupas tuntas esensi memperkuat kapasitas pedagogik dan profesional guru, yang meliputi:
  • Urgensi Peningkatan Diri: Memahami hakikat belajar sepanjang hayat melalui bedah komparatif 5 alasan mengapa belajar sepanjang hayat itu penting serta 10 alasan mengapa kita harus terus belajar tanpa henti.
  • Kerangka Kerja Global & Lokal: Mengelaborasi Pilar Utama Belajar Sepanjang Hayat menurut UNESCO dan mengimplementasikan empat pilar budaya belajar dalam ekosistem sekolah.
  • Aksi Nyata Kompetensi Digital: Strategi konkret membangun budaya membaca dan menulis, menyaring informasi melalui penguatan budaya literasi informasi digital, serta komitmen mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan.

9.03.2026

Menakar Urgensi MGMP bagi Keberhasilan Pendidik, Bukan Sekadar Kumpul Formalitas

(Oleh: Tim Redaksi mgmptiksmpnjombang.blogspot.com)
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan wadah profesional yang krusial bagi guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, dan menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di sekolah.

Di tengah penerapan Kurikulum, peran MGMP menjadi semakin vital. Guru tidak lagi belajar secara terisolasi, melainkan berkolaborasi aktif guna menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Berikut adalah lima alasan utama mengapa MGMP sangat penting bagi kemajuan guru SMP:
1. Ruang Kolaborasi dan Berbagi Praktik Baik (Best Practices)
Mengajar bukan sekadar mentransfer isi buku ke papan tulis. Melalui MGMP, para guru dari berbagai sekolah dapat berkumpul untuk saling bertukar gagasan, memecahkan kendala di kelas, dan membagikan strategi mengajar yang sukses. Diskusi sebaya ini membantu guru menemukan solusi riil atas tantangan belajar yang dihadapi siswa usia remaja.

2. Pusat Pengembangan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka
Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru terampil menyusun administrasi pembelajaran yang adaptif. Forum MGMP memfasilitasi guru untuk bersama-sama merancang:
  • Analisis Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
  • Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang interaktif.
  • Instrumen Asesmen diagnostik, formatif, maupun sumatif.
  • Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang kontekstual.
3. Alternatif Pelatihan yang Efektif dan Efisien
Kementerian Pendidikan kini menggeser pola bimbingan teknis (bimtek) konvensional yang mengumpulkan guru di hotel atau lembaga pelatihan terpusat. MGMP dioptimalkan sebagai wadah Continuous Professional Development (CPD) berbasis komunitas. Guru bisa belajar langsung dari rekan sejawat secara berkala tanpa harus meninggalkan tugas mengajar terlalu lama.

4. Optimalisasi Platform Merdeka Mengajar (PMM)
Pemerintah mengintegrasikan komunitas belajar fisik dengan teknologi melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di dalam MGMP, para guru dibimbing bersama untuk menyelesaikan aksi nyata, berbagi webinar, serta mengakses perangkat ajar digital secara terarah demi menunjang penilaian kinerja tahunan.

5. Memperluas Jejaring Profesional Profesionalisme Guru
Bergabung dalam MGMP memperluas wawasan dan jejaring komunikasi antar-pendidik. Hubungan profesional ini mempermudah guru SMP mendapat info terkini mengenai regulasi pendidikan, kompetensi guru, kesempatan beasiswa, hingga pelaksanaan seleksi guru berprestasi.

Kesimpulan
MGMP bukan sekadar tempat berkumpul formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Forum ini adalah jantung profesionalisme guru SMP yang berdampak langsung pada mutu kelulusan siswa. Guru yang aktif di MGMP akan selalu memperbarui ilmunya, sehingga proses belajar mengajar di ruang kelas menjadi lebih hidup, bermakna, dan menyenangkan.

Untuk itu Ketua MGMP Informatika Haris Sakti Handono sangat mengharapkan keikutsertaan Guru Informatika SMP Negeri/Swasta Kabupaten Jombang untuk ikut MGMP Informatika SMP Kabupaten Jombang. (pns)

4.23.2026

Penutupan MGMP Informatika SMP Kabupaten Jombang Tahun 2025/2026

JOMBANG – Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika SMP Kabupaten Jombang tahun pelajaran 2025/2026 resmi ditutup pada Rabu, 22 April 2026. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi catatan penting bagi perjalanan organisasi guru teknologi di Jombang, dengan tingkat kehadiran mencapai 90 persen dari seluruh anggota.

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Informatika, Haris Sakti Handono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran program kerja yang telah dijalankan. Ia menilai narasumber yang dihadirkan selama ini telah menunjukkan kompetensi yang mumpuni. Lebih jauh, Haris melihat potensi besar dalam internal organisasi.

"Banyak anggota kita yang sebenarnya berpotensi menjadi narasumber hebat. Saat ini, sistem pertemuan kita memang masih berpindah-pindah tempat, sehingga kami sangat berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah bersedia menjadi tuan rumah," ujar Haris. Ia juga menegaskan visi besar ke depan adalah menyelenggarakan pelatihan online bagi seluruh anggota guna pemerataan akses ilmu.

Hal senada ditekankan oleh Pembina MGMP Informatika dalam arahannya. Ia memberikan apresiasi sekaligus sorotan unik terhadap peran strategis guru Informatika. Menurutnya, guru Informatika adalah sosok yang "paling dibutuhkan" namun juga memikul beban "harus serba bisa".
"Guru Informatika itu luar biasa. Ada komputer rusak sedikit, pasti guru Informatika yang dicari untuk memperbaiki. Secara kompetensi edukasi, bapak/ibu sudah sangat baik. Namun tantangan sesungguhnya adalah penanaman karakter di tengah derasnya arus informasi teknologi saat ini," ungkap Pembina MGMP.

Suasana haru sekaligus nostalgia mewarnai kehadiran pengurus lama. Mantan Ketua MGMP TIK, Alfan Bahagia, S.Pd., berkesempatan memaparkan kilas balik sejarah berdirinya organisasi. Ia menceritakan transisi panjang kepengurusan dari masa MGMP TIK hingga kini bertransformasi menjadi mata pelajaran Informatika, sebagai pengingat akar perjuangan komunitas tersebut.

Penutupan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi, menjaga integritas, dan memperkuat kompetensi guru demi mencetak generasi digital yang berkarakter di Kabupaten Jombang.(pns)

12.07.2025

Program Pengolah Kata (Word Processor)

📝 MATERI PELAJARAN: PROGRAM PENGOLAH KATA

Mata Pelajaran: Informatika

Jenjang: SMP (Sekolah Menengah Pertama)

Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit


🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi program pengolah kata.

  2. Mengenali berbagai aplikasi pengolah kata yang populer.

  3. Memahami fungsi menu dan ikon dasar pada antarmuka pengolah kata.

  4. Membuat, mengedit, dan mengatur format dokumen teks sederhana.


🟢 BAB 1: Mengenal Program Pengolah Kata

1. Apa itu Program Pengolah Kata?

Program pengolah kata (word processor) adalah perangkat lunak atau aplikasi yang digunakan untuk membuat, mengedit, memformat, menyimpan, hingga mencetak dokumen berbasis teks.

Jika dahulu orang menggunakan mesin tik manual yang sulit untuk memperbaiki kesalahan, sekarang kita bisa mengetik dengan rapi, menambahkan gambar, dan menghapus tulisan yang salah secara instan menggunakan komputer atau smartphone.

2. Fungsi Utama Pengolah Kata

Program ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk:

  • 📄 Membuat surat, proposal, atau dokumen resmi.

  • 📚 Menulis laporan tugas sekolah, kliping, atau karya ilmiah.

  • 📑 Membuat artikel, puisi, cerita pendek, atau jurnal.

  • 🖼️ Membuat karya kreatif seperti brosur, pamflet, dan layout majalah dinding (mading) sekolah.

3. Contoh Aplikasi Pengolah Kata

Ada banyak aplikasi pengolah kata yang bisa kita gunakan, di antaranya:

  • Microsoft Word: Aplikasi paling populer dan paling banyak digunakan di komputer.

  • Google Docs: Aplikasi berbasis online (cloud) milik Google yang gratis dan bisa digunakan untuk kerja kelompok secara bersamaan (kolaborasi).

  • WPS Writer: Aplikasi yang mirip dengan MS Word, sangat ringan, dan populer digunakan di smartphone Android/iOS.

  • LibreOffice Writer / OpenOffice Writer: Aplikasi pengolah kata gratis (open-source) alternatif Microsoft Word.


🔵 BAB 2: Mengenal Antarmuka dan Fitur Dasar

Ketika membuka aplikasi Microsoft Word, kamu akan melihat area kerja utama. Berikut adalah bagian-bagian penting yang wajib kamu ketahui:
+-------------------------------------------------------------+

| [Quick Access Toolbar]         Judul Dokumen (Title Bar)    | -> Bagian Atas
+-------------------------------------------------------------+

|  File   Home   Insert   Layout   References   Review   View | -> Menu Bar / Tabs
+-------------------------------------------------------------+

|  [ B ] [ I ] [ U ]   [ Rata Kiri/Tengah/Kanan ]             | -> Ribbon / Toolbar
+-------------------------------------------------------------+

|                                                             |
|                      AREA KETIK (KERTAS)                    | -> Halaman Dokumen
|                                                             |
+-------------------------------------------------------------+

| Halaman 1 dari 1       | Bahasa |               [Zoom 100%] | -> Status Bar
+-------------------------------------------------------------+

1. Menu Bar dan Ribbon

Ribbon berisi kumpulan ikon perintah yang dikelompokkan dalam beberapa tab utama:

  • Tab Home: Menu paling sering digunakan. Berisi pengaturan huruf (font), ukuran tulisan, warna, dan perataan paragraf.

  • Tab Insert: Digunakan untuk memasukkan objek luar ke dalam dokumen, seperti Tabel (Table), Gambar (Pictures), bentuk geometris (Shapes), dan nomor halaman.

  • Tab Layout (Page Layout): Mengatur ukuran kertas (A4, Letter), orientasi kertas (Tegak/Portrait atau Miring/Landscape), dan batas pinggir kertas (Margin).


2. Ikon Pengatur Teks yang Wajib Dihafal

  • Font Style & Size: Untuk mengubah jenis huruf (misal: Arial, Times New Roman) dan ukuran tulisan.

  • Bold (B): Menebalkan teks.

  • Italic (I): Memiringkan teks.

  • Underline (U): Memberi garis bawah pada teks.

  • Alignments (Perataan Paragraf):

  • Align Left (Rata Kiri): Tulisan rapi di sebelah kiri.

  • Center (Rata Tengah): Tulisan berada di tengah halaman (biasanya untuk judul).

  • Align Right (Rata Kanan): Tulisan rapi di sebelah kanan.

  • Justify (Rata Kiri-Kanan): Tulisan rapi merata di sisi kiri dan kanan kertas.


🟡 BAB 3: Langkah Praktis Mengoperasikan Pengolah Kata

Langkah 1: Membuka Aplikasi

  1. Klik tombol Start di Windows.

  2. Cari dan klik Microsoft Word (atau buka Google Docs lewat browser).

  3. Pilih Blank Document (Dokumen Kosong).

Langkah 2: Mengetik dan Mengedit Teks

  • Mulailah mengetik menggunakan keyboard.

  • Gunakan tombol Enter untuk membuat paragraf baru.

  • Gunakan tombol Backspace untuk menghapus huruf di sebelah kiri kursor, atau Delete untuk menghapus huruf di sebelah kanan kursor.

Langkah 3: Menyimpan Dokumen (Saving)

Jangan lupa menyimpan hasil kerja agar tidak hilang jika komputer mati mendadak!

  1. Klik menu File -> Save atau Save As.

  2. Pilih folder tempat menyimpan (misalnya di folder Documents).

  3. Beri nama file dokumenmu (Contoh: Tugas_Informatika_NamaSiswa).

  4. Klik Save.
    💡 Tips Cepat: Kamu bisa menekan tombol Ctrl + S pada keyboard sebagai jalan pintas menyimpan dokumen.


🔴 BAB 4: Lembar Aktivitas Mandiri (Tugas Praktik)

Instruksi Tugas:

  1. Bukalah aplikasi pengolah kata di komputermu (MS Word / Google Docs).

  2. Buatlah dokumen baru berukuran kertas A4 dengan orientasi Portrait.

  3. Ketiklah sebuah biodata singkat berisi: Nama, Kelas, Hobi, dan Cita-cita.

  4. Atur ketentuan teks berikut:

  • Judul "BIODATA SAYA" menggunakan format Bold (Tebal), ukuran 14, dan perataan Center (Tengah).

  • Isi biodata menggunakan jenis huruf Arial, ukuran 12, dan perataan Align Left (Rata Kiri).

  1. Simpan file tersebut dengan nama Biodata_Kelas_NamaLengkap.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews