Di tengah penerapan Kurikulum, peran MGMP menjadi semakin vital. Guru tidak lagi belajar secara terisolasi, melainkan berkolaborasi aktif guna menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid.
Berikut adalah lima alasan utama mengapa MGMP sangat penting bagi kemajuan guru SMP:
1. Ruang Kolaborasi dan Berbagi Praktik Baik (Best Practices)
Mengajar bukan sekadar mentransfer isi buku ke papan tulis. Melalui MGMP, para guru dari berbagai sekolah dapat berkumpul untuk saling bertukar gagasan, memecahkan kendala di kelas, dan membagikan strategi mengajar yang sukses. Diskusi sebaya ini membantu guru menemukan solusi riil atas tantangan belajar yang dihadapi siswa usia remaja.
2. Pusat Pengembangan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka
Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru terampil menyusun administrasi pembelajaran yang adaptif. Forum MGMP memfasilitasi guru untuk bersama-sama merancang:
- Analisis Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
- Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang interaktif.
- Instrumen Asesmen diagnostik, formatif, maupun sumatif.
- Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang kontekstual.
Kementerian Pendidikan kini menggeser pola bimbingan teknis (bimtek) konvensional yang mengumpulkan guru di hotel atau lembaga pelatihan terpusat. MGMP dioptimalkan sebagai wadah Continuous Professional Development (CPD) berbasis komunitas. Guru bisa belajar langsung dari rekan sejawat secara berkala tanpa harus meninggalkan tugas mengajar terlalu lama.
4. Optimalisasi Platform Merdeka Mengajar (PMM)
Pemerintah mengintegrasikan komunitas belajar fisik dengan teknologi melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di dalam MGMP, para guru dibimbing bersama untuk menyelesaikan aksi nyata, berbagi webinar, serta mengakses perangkat ajar digital secara terarah demi menunjang penilaian kinerja tahunan.
5. Memperluas Jejaring Profesional Profesionalisme Guru
Bergabung dalam MGMP memperluas wawasan dan jejaring komunikasi antar-pendidik. Hubungan profesional ini mempermudah guru SMP mendapat info terkini mengenai regulasi pendidikan, kompetensi guru, kesempatan beasiswa, hingga pelaksanaan seleksi guru berprestasi.
Kesimpulan
MGMP bukan sekadar tempat berkumpul formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Forum ini adalah jantung profesionalisme guru SMP yang berdampak langsung pada mutu kelulusan siswa. Guru yang aktif di MGMP akan selalu memperbarui ilmunya, sehingga proses belajar mengajar di ruang kelas menjadi lebih hidup, bermakna, dan menyenangkan.
Untuk itu Ketua MGMP Informatika Haris Sakti Handono sangat mengharapkan keikutsertaan Guru Informatika SMP Negeri/Swasta Kabupaten Jombang untuk ikut MGMP Informatika SMP Kabupaten Jombang. (pns)






11.56
tiksmpjbg
















