10.19.2026

Pertemuan 04: PANDUAN PERANCANGAN PERANGKAT AJAR


Kurikulum Merdeka:
Belajar Bermakna & Inovasi Pembelajaran
Oleh: RETNO KUSUMAWATI, S.Kom.

Perancangan perangkat ajar dalam Kurikulum Merdeka berfokus pada fleksibilitas, kreativitas, dan efektivitas proses pembelajaran untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila. Berikut adalah 3 komponen utama perancangan perangkat ajar: 

1. Penyusunan Modul Ajar (Panduan Lengkap bagi Pendidik)
Modul ajar disusun secara sistematis yang mencakup tiga bagian utama:
  • Informasi Umum   Identitas Penulis: Data diri penyusun modul.
  • Kompetensi Awal: Kemampuan dasar yang perlu dimiliki peserta didik sebelum mempelajari materi.
  • Profil Pelajar Pancasila: Karakter dan karakter bangsa yang dikembangkan dalam pembelajaran.
  • Sarana & Prasarana: Media, alat, dan sarana pendukung pembelajaran.
 Komponen Inti
  •  Tujuan Pembelajaran: Capaian pembelajaran yang ingin diraih peserta didik.
  •  Pemahaman Bermakna: Manfaat materi yang dipelajari untuk kehidupan nyata.
  •  Pertanyaan Pemantik: Pertanyaan dasar untuk menumbuhkan rasa ingin tahu.
  •  Kegiatan Pembelajaran: Langkah-langkah skenario pembelajaran di kelas.
  •  Asesmen: Metode evaluasi pembelajaran (diagnostik, formatif, maupun sumatif).  
Lampiran
  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)
  • Bahan Bacaan
  • Glosarium (daftar istilah)
  • Daftar Pustaka 

2. Membuat LKPD Plugged
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital yang mengintegrasikan teknologi dan perangkat digital dalam kegiatannya.
  • Memanfaatkan Aplikasi Digital: Menggunakan platform interaktif seperti Google Docs, Forms, Canva, dan Nearpod.
  • Simulasi Interaktif: Memanfaatkan alat bantu online (online tools) dan gim edukatif (games).
  • Pengumpulan Tugas Digital: Melalui cloud storage atau Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS).
  • Umpan Balik Cepat: Pemberian balasan atau evaluasi secara langsung/real-time (Comments real-time). 
3. Membuat LKPD Unplugged
LKPD Tanpa Perangkat Digital yang berfokus pada aktivitas fisik, kognitif langsung, dan kreativitas siswa tanpa jaringan internet atau komputer. 
  • Aktivitas Berbasis Pengalaman (Hands-on tasks): Belajar melalui praktik langsung.
  • Menulis & Menggambar: Kegiatan penuangan ide dalam bentuk jurnal (jurnaling) atau pembuataan poster.
  • Permainan dan Roleplay: Kegiatan simulasi peran tanpa dukungan teknologi (simulations without tech).
  • Proyek Kerajinan Tangan: Pembuatan bentuk fisik atau model sederhana (creating physical models). 
---oOo---

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews