Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

11.22.2012

MERAKIT KOMPUTER SENDIRI

Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.

Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari
  1. Persiapan
  2. Perakitan
  3. Pengujian
  4. Penanganan Masalah





Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.

Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.

Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan



Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.

Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.

Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara: Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.



Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:


  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir


1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.


2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.

Jenis socket

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.


Jenis Slot

  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
  3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.



3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.

Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.

Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.

Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.

Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.




Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.




5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.



6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.



7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.





8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
  9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.



9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.

Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.


Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
  3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.



Artikel kiriman: Membuat Hotspot di Sekolah

Nama Pengirim: Rudy S
Alamat Email : rudy_rre@yahoo.com
Judul Artikel: Membuat Hotspot di Sekolah
Isi Artikel: Membuat Hotspot Sekolah

Internet merupakan teknologi komunikasi dalam bidang informasi yang berkembang sangat cepat dewasa ini, hampir semua bidang kehidupan seakan tidak "modern" bila tidak menggunakan fasilitas internet.
Sekolah merupakan salah satu komunitas sosial yang menjadi agen "modernisasi" dalam bidang Teknologi Informasi & Komunikasi bagi masyarakat melalui jalur formal pendidikan. Selayaknya sekolah mempunyai akses internet untuk mengimplementasikan kurikulum pendidikan yang harus disampaikan kepada peserta didiknya.
Ketidak mampuan penanggung jawab sekolah dalam bidang IT dan Management Sekolah sering merupakan kendala besar dalam kemajuan siswa untuk mendapatkan pengajaran setingkat dengan ilmu pengetahuan yang berlaku saat ini (jauh dari asas progresifitas pendidikan)
Bila sekolah sudah mempunyai fasilitas sambungan internet alangkah baiknya bila dikembangkan dengan membangun fasilitas "hotspot" untuk mempermudah siswa, guru dan semua komponen sekolah menggunakan internet untuk menunjang pendidikan.
Membuat "hotspot" bukan merupakan hal yang sulit untuk dilaksanakan hanya diperlukan sebuah komitmen dan niatan yang tulus untuk sebuah kebaikan. Hal ini dikarenakan dalam membangun sebuah "hotspot" memerlukan beberapa perangkat "wireless" untuk menyebarkan sambungan internet melalui gelombang radio sehingga dapat diterima disembarang tempat menggunakan laptop atau perangkat wireless lainya.

Alat dan Bahan untuk membuat Hotspot di Sekolah
1. Antenna Wifi
2. Radio Access Point
3. Outdoor Box
4. POE
5. Kabel UTP
6. Konektor RJ-45
7. Pigtail
Antenna
Antenna menggunakan Omni Directional antenna yang bekarja pada frekwensi 2,4 GHz. dan mempunyai penguatan yang cukup besar (> 9dB.)

Radio Access Point
Access Point menggunakan radio wifi yang memang mempunyai fungsi sebagai radio access point sehingga mampu menangani banyak client dan mempunyai daya pancar yang cukup besar ( misalnya TP Link TL-WA601G).

Outdoor Box
Merupakan kotak (boks) untuk menempatkan radio access point di luar gedung agar posisinya dekat dengan antenna.

POE ( Power Over Ethernet )
Berfungsi untuk menyalurkan daya listrik yang diperlukan radio access piont di luar gedung dari catu daya listrik radio access point yang berada di dalam gedung.

Kabel UTP
Untuk menghubungkan antara komputer dengan radio access point yang berada di luar gedung.

Konektor RJ-45
Untuk penghubungkan kabel UTP dengan terminal RJ-45 baik yang berada pada kartu jaringan (LAN Card) maupun pada radio access point.

Pigtail
Merupakan Konektor antenna yang dilengkapi kabel coaxial untuk menghubungkan antara antena dengan radio access point.

Selanjutnya kita lakukan setting radio access point sesuai dengan yang kita kehendaki dan menyesuaikan dengan pengalamatan sistem jaringan yang sudah ada sebelumnya untuk berbagi koneksi internetnya.
--
Visitor Ip: 123.255.205.10

Login Dari Yahoo atau gmail, dan masuk akun Facebook bersamaan

Sebuah fitur yg cukup kreatif dibikin untuk kemudahan baik pengguna Yahoo dan Google / GMail yg mempunyai akun juga di Facebook. Jika anda jeli dan sering mengutak-atik akun di Facebook, pasti menemukan sebuah label yg bertajuk Linked Accounts. Section Linked Accounts ini bermanfaat untuk sharing akun antara berbagai akun terkenal di antaranya adalah Yahoo dan Google / GMail.

Jadi,misalnya ketika kita melakukan login ke Yahoo untuk membaca email ataupun mengakses GMail, pada waktu bersamaan, secara otomatis, Facebook kita juga dibuat online. Jadi cukup login ke Yahoo ataupun login dari GMail, maka kita sudah masuk ke facebook. Tidak akan ditampilkan lagi welcome screen yang scriptnya sangat berat untuk diloading. Penghematan waktu dan bandwidth sangat terasa di sini.

Untuk mengaktifkan fitur ini sangat sederhana dan singkat, login dulu ke Facebook secara normal. Setelah itu, pilih menu Settings, lalu Account Settings, maka anda akan temukan Linked Accounts, nah pilih mana akun yg biasa anda sering login. Tersedia MySpace, Vidoop, OpenID, Google, Yahoo, VeriSign PIP dan MyOpenID.

Setelah itu, maka akan terbuka jendela baru yg mengarahkan browser ke akun yg anda pilih untuk memberikan hak akses dan authority. Setelah kita izinkan, maka di lain waktu, ketika kita login ke GMail, Facebook kita juga telah online

Cara Daftar Flexi unlimited

Paket internet flexi yang unlimited tanpa batasan quota dan tanpa penurunan kecepatan. Saya sempat coba sih untuk uji coba cukup lah saya daftar yang harian cuma rp. 2500 / hari onlinenya nonstop… speed yang saya dapat untuk downstream mencapai 112 Kbps, Downstream : 40



Speedya lumayan deh untuk browsing2 aja, cocok bagi rekan-rekan yang tidak suka download, tidak suka edit blog atau website dan tidak suka upload ke hosting.

Untuk menggunakan Telkomnet Flexi Unlimited atau FlexiNet, maka dilakukan registrasi dahulu via sms,
ketik :

REG HARIAN, kirim ke 2255, tarif Rp. 2.500/ 24 jam dan akan diperpanjang otomatis setiap 24jam.
Untuk berhenti berlangganan ketik STOP, kirim ke 2255

REG MINGGUAN, kirim ke 2255, tarif Rp. 15.000/ 168 jam dan akan diperpanjang otomatis setiap 168 jam.
Untuk berhenti berlangganan ketik STOP, kirim ke 2255

REG BULANAN, kirim ke 2255, tarif Rp. 60.000/ 720 jam dan akan diperpanjang otomatis setiap 720jam.
Untuk berhenti berlangganan ketik STOP, kirim ke 2255

Bisa digunakan dari Kartu Classy maupun Trendy, baik eksisting maupun baru.

setelah mendaftar, anda akan mendapat sms pemberitahuan username dan password, dan nomor seperti biasa #777 untuk aksesnya.


Mempercepat Start Menu

Nama Pengirim: muktar
Alamat Email : muktarspd@yahoo.co.id
Judul Artikel: Mempercepat Start Menu
Isi Artikel: Pada saat kita membuka startmenu dan memilih programs dibutuhkan waktu beberapa detik untuk mendapatkan submenu folder programs, halini dapat dihilangkan delay time dengan mengubah registry dengan cara:
1. klik start, pilih run, ketik pada dialogbox regedit, tekan enter.
2. masuk ke HKEY_CURRENT_USER\\Control Panel\\Desktop.
3. klik kanan di tempat kosong - pilih NEW kemudin string value, beri nama value dengan MenuShowDelay, masukkan angka mendekati nol, klik Ok lalu tutup Registry Editor.
4. Restart komputer untuk melihat efeknya
selamat mencoba!
--
Visitor Ip: 125.164.135.195

Tips Mengatasi NTLDR is Missing

NTLDR is missing kata-kata ini pasti tidak asing bagi user yang memakai OS Windows Xp. NTLDR adalah file sistem pada Windows yang pertama kali di baca oleh wWndows pada saat Start Up jadi apabila file ini hilang bisa gawat karena anda di pastikan tidak bisa masuk ke Windows Anda dan ini juga merupakan permasalahan pada Windows XP. Biasanya nya File Sistem ini hilang akibat Virus atau anda yang menghapus nya sendiri yang anda kita itu adalah file yang tidak berguna.

Berikut ini sedikit Tips untuk memecahkan permasalahan ini :
  • Ambil CD Master Xp yang anda punya kemudian buka isi CD anda tersebut di Komputer Anda yang lain.
  • Carilah File Sistem NTLDR tersebut kemudian copy kan file tersebut ke media penyimpanan.
  • Jika sudah Copy kan kembali File Sistem NTLDR tersebut ke dalam Hard Disk Anda tadi yang Windows nya rusak.

Berikut ini langkah yang disarankan Microsoft:
Secara umum terdapat 2 metode untuk menyelesaikan masalah ini NTLDR.

A. Manual Re-file patch
Metode ini mencoba untuk menyalin dan mengganti rusak file dari Windows Instalasi disk ke hard disk.
Untuk memulai, ikuti langkah berikut:

  1. Masukkan CD Windows XP ke dalam komputer Anda sebagai default boot up media.
  2. Masukkan Windows Recovery Console
  3. Pada command prompt, dengan asumsi drive D merujuk ke CD Drive, ketik berikut ini dan tekan Enter:
    Tekan Y jika diminta untuk menghapus semua file.
    * Copy D: \ i386 \ ntldr C: \
    * Copy D: \ i386 \ ntdetect.com C: \
  4. Restart computer
Jika pesan kesalahan masih berlanjut, ada kemungkinan bahwa file boot.ini rusak. Anda mencoba untuk memperbaiki file boot.ini, bukan rusak. Ikuti langkah berikutnya.

B. secara manual Mengedit file Boot.ini
  1. Boot dari CD Windows XP di komputer Anda
  2. Masukkan Windows Recovery Console
  3. Ketik: ketik c: \ Boot.ini
    Perintah ini untuk memeriksa yang valid Boot.ini file. Jika anda boot file bekerja dengan baik, Anda akan melihat seperti berikut ini:
    [boot loader]
    timeout = 30
    default = multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) \ WINDOWS
    [sistem operasi]
    multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) \ WINDOWS = "Microsoft Windows XP Profesional" / fastdetect
  4. Jika Anda menerima pesan kesalahan berikut ini, bukan di atas pesan yang ditampilkan, maka file boot.ini rusak atau hilang:
    * Sistem tidak dapat menemukan file atau direktori tertentu
    * File tidak ditemukan - boot.ini
  5. Untuk menulis sebuah file boot.ini, ikuti langkah berikut:
    * Ketik: edit.com
    MS-DOS yang akan meluncurkan editor.
    * Ketik berikut dan simpan sebagai boot.ini
    [boot loader]
    timeout = 30
    default = multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) \ WINDOWS
    [sistem operasi]
    multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) \ WINDOWS = "Microsoft Windows XP Profesional" / fastdetect
Ada cara satu lagi untuk Mengatasi NTLDR is Missing ini tapi pengerjaannya memakan waktu yang banyak yaitu dengan cara instal ulang atau Repair Windows Anda Kembali.


MERAKIT KOMPUTER SENDIRI

Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.

Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

  1. Persiapan
  2. Perakitan
  3. Pengujian
  4. Penanganan Masalah





Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.

Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan

Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.

Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

Persiapan Komponen dan Perlengkapan



Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.


Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.

Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.

Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.

Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara: Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.




Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir


1. Penyiapan motherboard

Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.


2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.

Jenis socket

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.



Jenis Slot

  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
  3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.




3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.

Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.

Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.

Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.

Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.

Jenis SIMM

  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.





Jenis DIMM dan RIMM

Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan

  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.





5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.




6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.



7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.






8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
  9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.



9. Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.

Cara memasang adapter:

  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


10. Penyelessaian Akhir

  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.


Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.


Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
  3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.



Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews