9.09.2026

Materi Pembukaan : Membangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat bagi Guru di Era Digital


"Hidup adalah sekolah kehidupan. Proses belajar kita sebagai pendidik dimulai sejak buaian hingga liang lahat, dan era digital ini menuntut kita untuk tidak boleh sedetik pun berhenti bertumbuh," 

Materi Workshop mengupas tuntas esensi memperkuat kapasitas pedagogik dan profesional guru, yang meliputi:
  • Urgensi Peningkatan Diri: Memahami hakikat belajar sepanjang hayat melalui bedah komparatif 5 alasan mengapa belajar sepanjang hayat itu penting serta 10 alasan mengapa kita harus terus belajar tanpa henti.
  • Kerangka Kerja Global & Lokal: Mengelaborasi Pilar Utama Belajar Sepanjang Hayat menurut UNESCO dan mengimplementasikan empat pilar budaya belajar dalam ekosistem sekolah.
  • Aksi Nyata Kompetensi Digital: Strategi konkret membangun budaya membaca dan menulis, menyaring informasi melalui penguatan budaya literasi informasi digital, serta komitmen mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan.


Materi Workshop versi teks.

Membangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat bagi Guru di Era Digital

Belajar bukan sekadar akademis — ia adalah perjalanan seumur hidup yang membentuk kualitas diri, kecerdasan emosional, dan spiritual kita.

Oleh: MUKTAR, S.Pd, M.Pd.
Pengawas SMP Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
--------------------💾👇🙏🙋--------------------

9.03.2026

Menakar Urgensi MGMP bagi Keberhasilan Pendidik, Bukan Sekadar Kumpul Formalitas

(Oleh: Tim Redaksi mgmptiksmpnjombang.blogspot.com)
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan wadah profesional yang krusial bagi guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, dan menjadi motor penggerak transformasi pendidikan di sekolah.

Di tengah penerapan Kurikulum, peran MGMP menjadi semakin vital. Guru tidak lagi belajar secara terisolasi, melainkan berkolaborasi aktif guna menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid.

Berikut adalah lima alasan utama mengapa MGMP sangat penting bagi kemajuan guru SMP:
1. Ruang Kolaborasi dan Berbagi Praktik Baik (Best Practices)
Mengajar bukan sekadar mentransfer isi buku ke papan tulis. Melalui MGMP, para guru dari berbagai sekolah dapat berkumpul untuk saling bertukar gagasan, memecahkan kendala di kelas, dan membagikan strategi mengajar yang sukses. Diskusi sebaya ini membantu guru menemukan solusi riil atas tantangan belajar yang dihadapi siswa usia remaja.

2. Pusat Pengembangan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka
Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru terampil menyusun administrasi pembelajaran yang adaptif. Forum MGMP memfasilitasi guru untuk bersama-sama merancang:
  • Analisis Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
  • Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang interaktif.
  • Instrumen Asesmen diagnostik, formatif, maupun sumatif.
  • Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang kontekstual.
3. Alternatif Pelatihan yang Efektif dan Efisien
Kementerian Pendidikan kini menggeser pola bimbingan teknis (bimtek) konvensional yang mengumpulkan guru di hotel atau lembaga pelatihan terpusat. MGMP dioptimalkan sebagai wadah Continuous Professional Development (CPD) berbasis komunitas. Guru bisa belajar langsung dari rekan sejawat secara berkala tanpa harus meninggalkan tugas mengajar terlalu lama.

4. Optimalisasi Platform Merdeka Mengajar (PMM)
Pemerintah mengintegrasikan komunitas belajar fisik dengan teknologi melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di dalam MGMP, para guru dibimbing bersama untuk menyelesaikan aksi nyata, berbagi webinar, serta mengakses perangkat ajar digital secara terarah demi menunjang penilaian kinerja tahunan.

5. Memperluas Jejaring Profesional Profesionalisme Guru
Bergabung dalam MGMP memperluas wawasan dan jejaring komunikasi antar-pendidik. Hubungan profesional ini mempermudah guru SMP mendapat info terkini mengenai regulasi pendidikan, kompetensi guru, kesempatan beasiswa, hingga pelaksanaan seleksi guru berprestasi.

Kesimpulan
MGMP bukan sekadar tempat berkumpul formalitas untuk menggugurkan kewajiban. Forum ini adalah jantung profesionalisme guru SMP yang berdampak langsung pada mutu kelulusan siswa. Guru yang aktif di MGMP akan selalu memperbarui ilmunya, sehingga proses belajar mengajar di ruang kelas menjadi lebih hidup, bermakna, dan menyenangkan.

Untuk itu Ketua MGMP Informatika Haris Sakti Handono sangat mengharapkan keikutsertaan Guru Informatika SMP Negeri/Swasta Kabupaten Jombang untuk ikut MGMP Informatika SMP Kabupaten Jombang. (pns)

4.23.2026

Penutupan MGMP Informatika SMP Kabupaten Jombang Tahun 2025/2026

JOMBANG – Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika SMP Kabupaten Jombang tahun pelajaran 2025/2026 resmi ditutup pada Rabu, 22 April 2026. Acara yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi catatan penting bagi perjalanan organisasi guru teknologi di Jombang, dengan tingkat kehadiran mencapai 90 persen dari seluruh anggota.

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Informatika, Haris Sakti Handono, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran program kerja yang telah dijalankan. Ia menilai narasumber yang dihadirkan selama ini telah menunjukkan kompetensi yang mumpuni. Lebih jauh, Haris melihat potensi besar dalam internal organisasi.

"Banyak anggota kita yang sebenarnya berpotensi menjadi narasumber hebat. Saat ini, sistem pertemuan kita memang masih berpindah-pindah tempat, sehingga kami sangat berterima kasih kepada sekolah-sekolah yang telah bersedia menjadi tuan rumah," ujar Haris. Ia juga menegaskan visi besar ke depan adalah menyelenggarakan pelatihan online bagi seluruh anggota guna pemerataan akses ilmu.

Hal senada ditekankan oleh Pembina MGMP Informatika dalam arahannya. Ia memberikan apresiasi sekaligus sorotan unik terhadap peran strategis guru Informatika. Menurutnya, guru Informatika adalah sosok yang "paling dibutuhkan" namun juga memikul beban "harus serba bisa".
"Guru Informatika itu luar biasa. Ada komputer rusak sedikit, pasti guru Informatika yang dicari untuk memperbaiki. Secara kompetensi edukasi, bapak/ibu sudah sangat baik. Namun tantangan sesungguhnya adalah penanaman karakter di tengah derasnya arus informasi teknologi saat ini," ungkap Pembina MGMP.

Suasana haru sekaligus nostalgia mewarnai kehadiran pengurus lama. Mantan Ketua MGMP TIK, Alfan Bahagia, S.Pd., berkesempatan memaparkan kilas balik sejarah berdirinya organisasi. Ia menceritakan transisi panjang kepengurusan dari masa MGMP TIK hingga kini bertransformasi menjadi mata pelajaran Informatika, sebagai pengingat akar perjuangan komunitas tersebut.

Penutupan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus bersinergi, menjaga integritas, dan memperkuat kompetensi guru demi mencetak generasi digital yang berkarakter di Kabupaten Jombang.(pns)

12.11.2025

4. Tab Alat (Tools)

Materi Pelajaran: Memaksimalkan Dokumen dengan Tab Alat (Tools)

Tingkat: SMP (Sekolah Menengah Pertama)


Tab Alat (Tools) di Google Docs berisi fitur-fitur pintar yang membantu kita memeriksa kualitas tulisan, menghitung jumlah kata, hingga mempermudah pengetikan.


Fitur Utama Tab Alat (Tools):

  • Ejaan dan Tata Bahasa (Spelling and grammar): Membantu mendeteksi dan memperbaiki kesalahan ketik (typo) secara otomatis agar tulisan menjadi lebih rapi.

  • Jumlah Kata (Word count): Menghitung total kata, karakter, atau halaman dalam dokumen. Fitur ini sangat berguna jika guru memberikan tugas dengan syarat minimal jumlah kata (misalnya: "Buat cerita minimal 200 kata").

  • Terjemahkan Dokumen (Translate document): Menyalin dan menerjemahkan seluruh isi dokumen ke dalam bahasa lain (seperti Bahasa Inggris) secara instan ke file baru.

  • Dikte / Pengetikan Suara (Voice typing): Fitur keren yang memungkinkan kamu mengetik hanya dengan berbicara menggunakan mikrofon komputer tanpa perlu menyentuh keyboard.


12.10.2025

3. Tab Sisipkan (Insert) dan Format


Materi Pelajaran: Berkreasi dengan Tab Sisipkan (Insert) dan Format

Tingkat: SMP (Sekolah Menengah Pertama)


Setelah menguasai manajemen dokumen dan penyuntingan dasar, sekarang kita akan belajar bagaimana membuat dokumen menjadi lebih menarik dan rapi menggunakan Tab Sisipkan dan Tab Format.

1. Tab Sisipkan (Insert)

Tab ini digunakan untuk memasukkan berbagai objek dari luar ke dalam dokumen agar teks tidak terlihat membosankan.

  • Gambar (Image): Memasukkan foto dari komputer, Google Drive, atau mencari langsung dari internet.

  • Tabel (Table): Membuat baris dan kolom untuk menyajikan data atau jadwal pelajaran secara rapi.

  • Gambar (Drawing): Membuat bentuk geometri (kotak, lingkaran, panah) atau diagram sederhana.

  • Diagram (Chart): Memasukkan grafik batang, kolom, garis, atau lingkaran (pie chart).

  • Tautan (Link): Menyisipkan alamat situs web (URL) ke dalam kata tertentu agar bisa diklik.

  • Nomor Halaman (Page number): Memberikan nomor otomatis di bagian atas (Header) atau bawah (Footer) kertas.


2. Tab Format

Tab Format digunakan untuk mengatur tampilan visual dari teks, paragraf, dan tata letak dokumen agar terlihat profesional.

  • Teks (Text): Mengubah gaya tulisan seperti Tebal (Bold), Miring (Italic), Garis Bawah (Underline), dan dicoret.

  • Gaya Paragraf (Paragraph styles): Membuat Judul Utama (Heading 1) atau Sub-judul (Heading 2) untuk merapikan struktur tulisan.

  • Perataan & Indentasi (Align & indent): Mengatur posisi teks (Rata Kiri, Tengah, Rata Kanan, atau Rata Kiri-Kanan/Justify).

  • Jarak Antarbaris & Paragraf (Line & paragraph spacing): Mengatur kerapatan atau spasi antar-kalimat (misalnya spasi 1,15 atau spasi ganda 2,0).

  • Butir & Nomor (Bullets & numbering): Membuat daftar urutan menggunakan simbol poin (bullet) atau angka/huruf.


Panduan Praktik Laboratorium Komputer

Tujuan: Siswa mampu membuat biodata diri kreatif yang rapi menggunakan tabel, gambar, dan format teks.

Langkah-Langkah Praktik:

  1. Buka Google Docs: Jalankan browser, buka ://google.com, dan buat dokumen kosong baru (Blank).

  2. Beri Judul Dokumen: Ubah nama dokumen di pojok kiri atas menjadi: Praktik_NamaSiswa_Kelas.

  3. Membuat Judul Berwarna: Ketik tulisan "BIODATA DIRIKU" di baris pertama. Blok teks tersebut, masuk ke Tab Format > Perataan > pilih Tengah. Ubah warna hurufnya menjadi biru.

  4. Menyisipkan Tabel:

  • Klik Tab Sisipkan > Tabel.

  • Buat tabel dengan ukuran 2 Kolom dan 4 Baris (2x4).

  1. Mengisi Data Tabel: Ketik informasi berikut di kolom pertama dan kedua:

  • Baris 1: Nama Lengkap | [Isi namamu]

  • Baris 2: Kelas & No. Absen | [Isi kelasmu]

  • Baris 3: Hobi | [Isi hobimu dalam bentuk Bullets/Numbering]

  • Baris 4: Cita-cita | [Isi cita-citamu]

  1. Menyisipkan Gambar: Letakkan kursor di bawah tabel. Klik Tab Sisipkan > Gambar > Telusuri Situs (Search the web). Cari gambar ikon sekolah atau hobi kamu, lalu klik Sisipkan.

  2. Memberikan Nomor Halaman: Klik Tab Sisipkan > Nomor Halaman, lalu pilih opsi nomor di pojok kanan bawah halaman.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews