1. Landasan Kebijakan & Kerangka Konseptual (Poin SE)
Arah kebijakan pendidikan saat ini berfokus pada transformasi pembelajaran dari hafalan dangkal (surface learning) menuju pemahaman yang bermakna dan berdampak jangka panjang (deep learning).
- Esensi Pembelajaran Mendalam: Mengantarkan peserta didik untuk tidak sekadar tahu (knowing), tetapi memahami (understanding), mampu menerapkan (doing), dan memiliki karakter luhur (being).
- Pendidikan Karakter Terintegrasi: Karakter tidak diajarkan sebagai teori terpisah, melainkan dibentuk melalui pengalaman belajar sehari-hari di kelas yang menumbuhkan integritas, gotong royong, bernalar kritis, dan kepedulian sosial.
2. Tiga Pilar Utama Deep Learning: Mindful, Meaningful, & Joyful Learning
Penerapan deep learning di dalam kelas didukung oleh tiga pilar utama yang memastikan keterlibatan kognitif dan emosional peserta didik secara optimal:
3. Integrasi Computational Thinking (CT) & Digital Citizenship
Dalam era digital dan kecerdasan buatan, kemampuan berpikir komputasional dan literasi kewarganegaraan digital wajib diintegrasikan ke dalam berbagai mata pelajaran (Lintas Mapel).
A. Integrasi Computational Thinking (CT)
CT bukan hanya tentang pemrograman, melainkan cara memecahkan masalah yang kompleks dengan 4 fondasi utama:
- Dekomposisi: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola.
- Pengenalan Pola (Pattern Recognition): Mencari kesamaan, tren, atau pola dari data atau permasalahan yang ada.
- Abstraksi: Menyaring informasi yang penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan.
- Algoritma: Menyusun langkah-langkah solusi secara logis, runtut, dan sistematis.
B. Integrasi Digital Citizenship (Kewarganegaraan Digital)
Membekali peserta didik agar bijak, etis, dan bertanggung jawab di ruang digital:
- Etika & Empati Digital: Memahami dampak ucapan, hoaks, dan perundungan siber (cyberbullying).
- Keamanan & Privasi: Menjaga data pribadi dan mengenali rekam jejak digital.
- Hak Cipta & Kolaborasi: Menghargai karya orang lain, menghindari plagiasi, serta menggunakan AI secara bijak dan beretika.
4. Rencana Aksi & Lembar Kerja MGMP (Workshop Penyusunan Modul Ajar)
Dalam sesi praktik MGMP, guru dapat dibagi ke dalam kelompok untuk merancang skenario pembelajaran dengan langkah-langkah berikut:
- Pilih Kompetensi Dasar / Capaian Pembelajaran: Tentukan topik yang akan diajarkan.
- Tentukan Pilar Deep Learning: Rancang bagaimana unsur Mindful, Meaningful, dan Joyful dimasukkan ke dalam kegiatan inti.
- Sisipkan Elemen CT & Digital: Tentukan bagian mana siswa menggunakan fondasi CT atau membahas etika digital terkait topik tersebut.
- Refleksi & Asesmen Formatif: Buat rubrik penilaian yang mengukur kedalaman pemahaman (bukan sekadar benar/salah jawaban tes tertulis).






13.41
tiksmpjbg




